Realita Abu-abu

12:58 AM 0 Comments A+ a-

Masih ingat masa itu? Ketika kita meneriakkan hitam dan putih di atas segalanya tanpa bumbu abu-abu. Orang biasanya menyebutnya idealisme. (Affin, 2015)

Ketika hitam dan putih masih terlihat jelas terpisah adanya. Mana yang keliru, mana yang benar. Mana yang baik, dan mana yang buruk.

Dan kini, waktu terus berjalan. Kita mulai melihat banyak realita abu-abu, di tempat magang, di tempat kerja, atau di jalanan.
Mana yang benar dan mana yang salah? Bisa apa untuk menghindarinya?
Untuk apa selama ini meneriakkan hitam dan putih – idealisme? Ketika menghadapi realita di luar sana yang sedemikian pelik masih saja bingung arah dan terjebak dalam ke-abu-abuan yang ada.

Aku ingin kembali ke rumah, ke kampus. Ke tempat dimana hitam dan putih masih jelas terlihat bedanya.

Ketika idealisme yang ada ini tidak luntur karena realita abu-abu.