You Already Knew The Answer

Sulit ya, menghadapi perasaan takut.
Takut gagal.
Frustasi, 
Ketika yang terjadi tak sesuai ekspektasi.
Merasa Tuhan mengacuhkan segala Do'a yang terucap.
Sampai diri ini bisanya hanya meratap.
Marah, terhadap takdir yang dirasa salah.
Sampai siapapun dianggap pantas menerima kesah.

Padahal jawabannya sudah jelas.
Sabar,
Ikhlas,
Percaya.

Sesulit itu ya?
Pantas kamu terlahir menjadi Manusia dan bukan Malaikat.

Realita Abu-abu

Masih ingat masa itu? Ketika kita meneriakkan hitam dan putih di atas segalanya tanpa bumbu abu-abu. Orang biasanya menyebutnya idealisme. (Affin, 2015)

Ketika hitam dan putih masih terlihat jelas terpisah adanya. Mana yang keliru, mana yang benar. Mana yang baik, dan mana yang buruk.

Dan kini, waktu terus berjalan. Kita mulai melihat banyak realita abu-abu, di tempat magang, di tempat kerja, atau di jalanan.
Mana yang benar dan mana yang salah? Bisa apa untuk menghindarinya?
Untuk apa selama ini meneriakkan hitam dan putih – idealisme? Ketika menghadapi realita di luar sana yang sedemikian pelik masih saja bingung arah dan terjebak dalam ke-abu-abuan yang ada.

Aku ingin kembali ke rumah, ke kampus. Ke tempat dimana hitam dan putih masih jelas terlihat bedanya.

Ketika idealisme yang ada ini tidak luntur karena realita abu-abu.

Malam Minggu bersama Afgan, Chris Botti, Lisa Ono, dan Partner terfavorit dalam segala hal ;)

Tadi malam (7 Maret 2015)  kita ke Java Jazz Festival 2015 di JIExpo Kemayoran.
Super ramai, super seru, super super deh hahaha masuk ke Hall nya aja desek desekan parah.
Tapi worth it sih :D

Pertama kita nonton Lisa Ono..
Aku dan dia sama-sama diem nontonnya. Terus aku komentar "kayaknya orang yang nonton ini tipe orang-orang yang mencari ketenangan" trus dia diem - mikir sih kayaknya. Terus dia tiba2 ketawa "wakakaka iyaa juga!!"

Terus keluar ruangan, kita rencananya mau nonton Tulus. Tapi ya astaga, rame banget sumpek antri ga bisa masuk :'( akhirnya kita ngalah, dan nonton Chris Botti. Pemain terompet yang keren banget banget! gak nyesel nontonnya..
Chris Botti featuring a singer from somewhere haha
Lanjut makan. Penuh juga, semua tempat duduk penuh. Akhirnya apa? kita ngemper, duduk di bawah di tengah-tengah orang lalu lalang. sambil makan. hahahaha Ajie kalap banget makannya, kayaknya dia udah ga peduli tempat yang penting makan. Kelaperan. kasian wkwk
Setelah itu lanjut ngantri susah payah-desek desekan kayak ngantri BLT. BERHASIL masuk Hall dan nonton AFGAN !!! kyaaaaw favorit <3 div="">
Afgansyah Reza on the stage!!
pas di akhir aku narik Ajie buat ikut maju ke depan biar deket sama Afgan."jie... ayoo jieee ayoooo" *sambil ngerengek* hahaha akhirnya dia ikut. dan apa? Malah dia yang pertama kali tiba-tiba langsung joget joget sendiri pas nyampe depan. *speechless wkwkwk waktu itu lagunya yg dinyanyiin "panah asmara"
Sudah katakan cinta~
Sudah kubilang sayang~~
hahaha seruuu abissss
*abaikan orang yang di belakang* wkwk
Abis nonton Afgan tadinya mau lanjut Kahitna. Tapi karena udah kemaleman, jadi kita pulang aja deh hehe tapi sebelum pulang sempet foto dulu dan beli baju JJF samaan. Ceritanya ala ala baju couple gitu. Pake acara tawar tawaran harga lagi sama abang penjualnya wkwk trus kita dapet harga paling murah Alhamdulillah HAHAHA zahra jago nawar B) Ajie ma gampang nyerah kalo disuruh nawar. sebel. wkwk
BUT IT WAS FUUUUUNNN !!!
iya zahra tembem. terus kenapa? :/ wkwk



sependapat :)

Sabtu, 7 Februari 2015
*Ngiuuung ngiuung ngiuung* *suara berisik org2 di jalan sekitar balairung dan fkm*
Waktu itu aku lg jalan kaki sm dia mau ke mobilnya di parkiran fkm, kita mau malem mingguan..biasa, "our time". Di tengah kesibukan masing2.
Trus tiba2.....dia nanya ke aku...
"Zah mau bunga gak?"
"Hah?" *takut salah denger, berisik bgt soalnya* *belom sempet jawab*
Lalu dia langsung menghampiri ibu2 yg jualan bunga. "Yg itu harganya brp bu?"
Sang ibu menjawab dgn menyebutkan harganya.
Aku bilang "ih mahal bgt jie.. Buat apaan? Yg satu lg aja tuh bunganya yg itu kemahalan"
Dia "yg itu berapa bu?" *nunjuk bouquet satu lagi*
Lalu sang ibu penjual bunga pun menyebutkan harganya
Aku nanya lg "jie kamu beli buat apaan?" *bukannya pura2 bego, tp emg beneran bingung kenapa dia beli bunga tiba2*
"Oke yg itu bu satu ya"
Aku cuma bengong, gak ada rasa deg2an sama sekali karna aku kira td aku salah denger pas dia nawarin aku bunga.
Lagian, dalam rangka apa juga?
Anniv bulanan? Itu masih minggu depan tanggal 13.
Velentine? Masih minggu depan juga tanggal 14.
Hari itu? Tgl 7.. Ga ada yg spesial, cuma hari wisudanya para senior. Aku juga blm wisuda, masih akan menghadapi semester 6 di hari senin besok.
Pas dia udah bayar bunganya, dia balik lagi ke aku sambil kasih bunganya.
"Nih buat kamu.."
Terus kita lanjut jalan.
Aku cuma bisa jawab "oh... Haha kamuu..Makasih yaa.."
"Sama samaaa " kata dia.
Aku Bingung. Salah tingkah. Tp gak mesem2 kyk biasanya juga.
Asli ni cowok satu kok ada aja kelakuannya yg ga bisa diprediksi hahaha
my lovely <3 td="">
Seneng? Iyaa :") terharu malah! Tp gak bisa dideskripsiin juga gimana haha
Kocak gt sih.. Like i said, dia org yg gabisa diprediksi. And he's sweet in his own way.
Kata dia "ga harus tunggu momen spesial, sama kamu mah kapan aja"
Emg dasar gombal lo wkwk

Uniknya kami, disitu.
Rasanya, seperti sudah berbulan bulan. Bahkan bertahun-tahun. Itu kata dia. Dan aku sependapat :)

Me and Komunitas Tari FISIP for UI Art War 2014

Now I'm going to  talk about my experience when I was given a responsibilty to command FISIP UI's team for UI Art War 2014  in dance branch. It was a superb experience, like I can't even explain what I feel from the beginning till the end through the upside down condition of the process.
I thank God for giving me a super awesome team. you know why I call them a super awesome people? because they really understand what's the real meaning of 'art'. they don't look this competition as a war, they see it as a place to express their love of art. They don't look other faculties as their competitor, but they look them as an inspiration, motivation. They don't really care about  the result because they realize art is not about win or lose, but it's all about appreciation. As long as you have tried your best, you do your best in every way, the result doesn't really matter. They appreciate every single masterpiece as something that precious. Because art is not about 'numbers', art is about the beauty and expression.
Actually I don't really like the term of "war" in this competition, I dont agree with the term that make us thought that art could be counted, art is something objective, and if you lose, your artwork is not good enough.
For me, Art is something that can't be counted, art is subjective because art is an expression of human's soul, and every single artwork is beautiful and deserves a great appreciation from all of us.

by the way, I will back to my track haha. After struggling for about 3 months, the competition held on November 26th 2014. on that day I told Ayu Nurmuthia, head of FISIP's contingent for UIAW 2014, that I cant promise her anything, but me and my contingent have tried our best for this competition. Eventhough I don't like this competition, but I still have to give my best shots because once you are in, you are in.
On the stage, we performed our best. We are not flawless or perfect in every moves, there were minor mistakes that we made on stage. But we knew that we dance with our heart, we enjoy the stage, played our role very well, and try to synchronized every moves with the music. The dancers and the musician are all in one.
And the moment when I feel touched that we do not face this competition alone. KTF and FISIP come to watch us, help us everytime we need support and help from them. They not only ask for the winning, but they also accompany us through the hard process. They stand for us and believe that we can give our best. I'm so happy and appreciate our supporters that always stand by our side in our upside down conditions.

and yeah, on November 28th the comittee announced that we got the 1st place!!
it was a super fantastic and heartwarming moment. It's not because the number, but it's because everyone around you just can't stop cry and happy at the same time. they can's stop congratulate you and we did it! we have shown that as long as you did everything with your heart, you gonna get the best!

Thank you Allah for the best lessons through this experience :') I'm so thankful for having my team, KTF UI, and SATU FISIP to be part of me in 2014.

here some picts, photo






credit to Mukhlis Arifin
so that's all. I'm proudly tell you about KTF UI - Dzahab Najwan "Golden Victory" for UI Art War 2014.
With you, we dance - #SATUFISIP

Penerang untuk si Ambisius. siapa? aku.

"Nilai kehidupan sebenarnya bukanlah untuk menjadi kaya , dipuja-puja, atau hidup dalam waktu yang lama , tapi hidup adalah tentang bagaimana kita menghargai orang lain , dan bagaimana orang lain menilai kita. Terlebihnya , karena kita adalah orang-orang yang beragama , hidup ini adalah tentang bagaimana mempersiapkan kehidupan kita di akhirat nanti. Tetaplah ambisius untuk gapai cita setinggi mungkin, tetapi jangan lupakan esensi dari perjuangan kita meraihnya" -Dhika Zein


dhik izin copast ya, dan lo harus ngizinin :p
dan video di bawah ini, seperti yg dhika rasakan, juga mampu menampar gue yg selama ini terlalu haus akan ambisi tentang kehidupan dunia yang ga ada habisnya. Gue yang asyik terjebak dalam kegelapan ambisi yang sebenarnya membunuh jiwa secara perlahan. 



Jawaban dari 'sebenarnya gue hidup untuk apa?'

Krida Kirana-ku di 2013 :D

ikut demo ekskul, meskipun dari angkatan gue cuma 3 orang.. gue, pinkan, dan ani.. tapi gapapa, gue ga nyesel! demo ekskul paling wow selama bertahun tahun gue di krida. karna apa? sekarang krida ada cowoknya!!! seruuu, ga nyangka, keren !!
ditambah anggota krida kirana yang makin banyak tiap tahun...
aah, aku cinta mereka, aku sayang krida kirana, aku sangat mengagumi mas ari sebagai pelatih dan juga mba nunung !
Aku cinta segala sisi di ekskul tari ini, smua pengalaman dan kenangan indah ada disini.




Krida Kirana, you're like my own personal brand of heroin :)